Wanita Sombong Ini Sukses Di Buat Malu Oleh Pria Yang Disangka Tukang Parkir

ilustrasi wanita di dalam mobil

Menghargai adalah salah satu bentuk memanusiakan manusia. Ia akan menjadi kebaikan saat kita memberikan respek, namun ia akan berbuah celaka saat kita tak peka dan mengabaikannya.

Kisah ini semoga dapat menjadi pelajaran kita bahwasanya menghargai orang lain itu sangatlah penting. Suatu hari seorang wanita duduk-duduk di sebuah areal mall di pusat kota. Ia tengah beristirahat setelah menunggu untuk sesi wawancara kandidat petinggi di mall tersebut.

Masih ada beberapa sesi selanjutnya yang membuatnya tidak bisa pulang begitu saja. Sembari beristirahat di dalam mobil yang terparkir seenaknya saja. Saat ia sedang beristirahat sayup-sayup ada yang mengetok jendela mobilnya.

Ternyata seorang pria yang nampak berpenampilan sederhana yang sedang mengetok jendela mobilnya. Di bukalah kaca jendela, pria yang masih di atas motor tersebut lantas menegurnya lantaran posisi mobilnya tidak rapi dan ditakutkan jika ada mobil yang hendak parkir tidak akan bisa lewat.

Wanita itu pun melirik tajam dan melihat penampilan pria itu dari atas sampai ke bawah, dan berkata “bapak ini siapa ya, tukang parkir?, saya tau kok nanti saya bisa sendiri membetulkan mobil saya.”

Dengan sabar bapak itu menjawab terimakasih sembari tersenyum. Namun senyuman itu justru di anggap sebagai suatu ejekan, dan wanita itu pun mengeluarkan kata-kata hinaan, namun pria itu berlalu dan masuk ke dalam mall tersebut. Batin wanita itu kesal lantaran, siapa pria itu tidak tau kah ia akan menjadi seorang manager yang akan menjadi atasannya. Tukang parkir saja sombong, begitu lah yang ada di benak wanita itu.

Sesi selanjutnya pun tiba juga gilirannya, setelah menunggu lumayan lama ia pun masuk. Giliran selanjutnya kebetulan wawancara dengan langsung dengan sang pemilik mall tersebut. Saat ia masuk, ia pun terkejut, lantaran yang ada di hadapannya saat ini adalah sosok pria yang di kiranya tukang parkir beberapa jam yang lalu.

Pria itu tersenyum dan mempersilahkan wanita itu duduk, dan hal pertama yang ia tanyakan adalah berkaitan dengan sopan santun dan menghargai orang lain. Seketika wanita itu pun malu, dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Ia hanya tertunduk malu dan tak bisa berucap, hingga akhirnya ia pun gagal lolos menjadi manager di mall tersebut.

Sumber: UC News

Leave a Reply