Piala AFF 2018: 4 Negara Pakai Pelatih Kelas Piala Dunia, Indonesia Cukup Bima Sakti Saja

Yang membuat publik sepak bola terkejut ialah latar belakang kepelatihan Honda yang masih sangat minim. Bahkan nama Honda saat ini masih terdaftar sebagai pemain klub Melbourne Victory di Liga Primer Australia.

Selain sebagai pelatih, legenda hidup sepak bola Jepang itu memiliki tugas lain di timnas Kamboja yakni sebagai General Manager. Sepertinya Federasi Sepak Bola Kamboja memanfaatkan popularitas Honda di negara tersebut, pasalnya sejak dua tahun silam Honda sudah memiliki sekolah sepak bola di Phnom Penh bernama Soltilo Soccer Academy setelah sebelumnya didapuk sebagai Duta Budaya Kamboja.

Beda hal dengan tiga pelatih sebelumnya, keterlibatan bomber berusia 32 tahun itu di Piala Dunia bukan sebagai pelatih, melainkan sebagai pemain. Honda bermain dalam tiga gelaran Piala Dunia bersama timnas Jepang yakni pada edisi 2010, 2014, dan 2018.

Dirinya mengumumkan pensiun usai Jepang tersingkir di babak delapan besar Piala Dunia 2018 kemarin dari Belgia dengan skor ketat 2-3.

Bima Sakti Tukiman

goal.com

Federasi Sepak Bola Indonesia sepertinya tak bergeming dengan pergerakan sepak bola sejumlah negara tetangga untuk mengejar trofi Piala AFF 2018. Bukannya mencari pengganti sepadan dari Luis Milla, PSSI lebih memilih asisten Milla dalam dua tahun keberadaannya di Indonesia yakni Bima Sakti Tukiman.

Semoga Bima Sakti tak menyia-nyiakan kedekatannya dengan mantan gelandang Barcelona dan Real Madrid itu selama di Indonesia dengan menyerap sebanyak-banyaknya ilmu yang dimiliki Luis Milla.

Semoga timnas Indonesia bersama Bima Sakti mampu merebut trofi Piala AFF untuk pertamakalinya bagi Indonesia.

Sumber: Diolah dari FIFA.com