Para Ilmuwan Kaget dengan 4 Foto dengan Cerita yang Sangat Misterius Ini, Ternyata Mayat


Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu “photos” : Cahaya dan “Grafo” : Melukis/menulis) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.

Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).

Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (exposure).

Di era fotografi digital di mana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

Fotografi saat ini telah berkembang menjadi sebuah gaya hidup, hal ini dimulai semenjak munculnya era digital dan berkembangnya sosial media. Di era Victoria, antara tahun 1837–1901 di Inggris, mayat berpose kemudian difoto telah menjadi sebuah tren. Banyak alasan yang menjadikan kebiasaan tersebut menjadi sebuah tren. Menurut beberapa peneliti, di masa pemerintahan Ratu Victoria tersebut baru ditemukan kamera yang dapat mencetak gambar. Selain itu, di masa tersebut banyak orang mati. Ratu Victoria yang menguasai Inggris selama 63 tahun tidak mampu membawa kesejahteraan bagi rakyatnya. Rakyat banyak yang meninggal karena masalah kesehatan.

Dua alasan tersebut membuat orang yang hidup di era Victoria tak segan untuk berpose di depan kamera bersama mayat. Tapi kayak apa jadinya ya kalau melakukan pemotretan dengan mayat? Biar kamu nggak penasaran, yuk kita lihat foto mereka di bawah ini!

1. Anak yang di sebelah kiri sudah meninggal lho, coba perhatikan deh, matanya hanya lukisan!

Para Ilmuwan Kaget dengan 4 Foto dengan Cerita yang Sangat Misterius Ini, Ternyata Mayat

Sumber: www.adasaja.net

2. Bisa tebak mana dari kedua anak perempuan ini yang masih hidup saat difoto? Yup, yang kanan!

Sumber: www.ezon7.blogspot.com

3. Lagi nih! Dua anak berfoto, makin sulit dibedakan yang hidup dan yang mati

www.adasaja.net

4. Dua anak di foto ini sudah meninggal. Dua anak memakai penyangga, sedangkan anak yang paling kanan masih hidup dan nggak perlu penyangga

Sumber: www.adasaja.net

Demikian artikel kali ini, semoga memberikan infomasi yang dibutuhkan dan bermanfaat bagi UCers, jangan lupa klik tombol “IKUTI” pada akun ini, nantikan artikel seru dan menarik lainnya, berikan komentar dengan sopan, No SARA dan rapi, terima kasih.

Pemilik hak cipta: AW Efendi

Sumber Artikel:

Leave a Reply