Jurrasic World: Fallen Kingdom, film kacang goreng yang renyah

 

Jurrasic World: Fallen Kingdom, film kacang goreng yang renyah

Alur cerita film ini bisa jadi menggelikan, dan reka gambar komputer (CGI: Computer Generated Imagery) agak jauh dari harapan, namun film dinosaurus terbaru ini merupakan film hiburan gaya lama yang bagus, kata kritikus BBC, Nicholas Barber.

“Masih ingatkah saat pertama kali melihat dinosaurus?,” tanya tokoh Bryce Dallas Howard di Jurassic World: Fallen Kingdom.

“Pertama kali melihatnya, bagaikan mukjizat.”

Dia ada benarnya. Ketika Jurassic Park diluncurkan pada tahun 1993, ada sesuatu yang ajaib tentang dinosaurus yang nyata dan kasat mata yang disusun oleh Steven Spielberg dan tim CGI film itu.

Para penonton terpesona, begitu pula para tokoh film itu, karena Spielberg dengan seksama memaparkan betapa mendebarkan dan ajaibnya apabila kita menghuni planet ini bersama mahluk-mahluk menakjubkan itu.

Tapi hal itu sudah lama berlalu. Dan Fallen Kingdom sudah tidak peduli dengan seruan kekaguman atau efek keajaiban -mungkin sudah tak terhindarkan, mengingat ini adalah film kelima dalam seri ini. Disutradarai oleh JA Bayona, dan skenarionya ditulis bersama Colin Trevorrow, yang menyutradarai Jurassic World 2015, fillm yang sarat peristiwa ini mungkin dimaksudkan untuk membuat Anda menjerit dan tertawa, tetapi tidak akan pernah membuat Anda terkagum-kagum.

Sebagian, ini karena reka gambar komputer (CGI: Computer Generated Imagery) film ini agak jauh dari harapan, yang tingkatnya sejajar dengan film-film live-action Scooby-Doo yang menampilkan Sarah Michelle Gellar dan Freddie Prinze Jr. Sebagian sebagian lagi karena penceritaannya juga di bawah standar.

Leave a Reply