Istri Keenakan sama Bos di Arab. Tidak Mau Pulang. Suami Nekat Lakukan ini


Karena desakan kebutuhan ekonomi, WO harus merelakan istrinya terbang ke Arab untuk menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita). Sebenarnya berat baginya melepas ke pergian si istri, terlebih tahu akan sebuah kenyataan bahwasanya tidak bisa pulang setiap bulan karena biaya transportasi yang mahal lintas negara.

Setahun dua tahun WO mencoba untuk tegar, tetapi sudah berbelas tahun merantau si istri belum kunjung pulang. Kiriman uang dari istri lancar tidak ada kendala, cuma saja kebutuhan WO yang lain jelas tidak terpenuhi.

Istri Keenakan sama Bos di Arab. Tidak Mau Pulang. Suami Nekat Lakukan ini

Ilustrasi Istri kerja di Arab: hampirdilindas.com

Sudah berulang WO mencoba membujuk istrinya lewat telepon, tetapi istri selalu saja banyak alasan. WO pun berusaha tetap bersabar menanti kepulangan si istri. Namun kesabarannya pun mencapai batasnya tatkala mendapat informasi dari teman si istri yang juga TKW di Arab, bahwa si istri sudah hidup enak bersama bosnya dan terlihat sangat intim.

Mendengar informasi menyakitan seperti itu WO langsung menelpon istri untuk menanyakan kepastiannya. Lalu semakin sakit hatilah WO tatkala mendengar kata-kata pedas dari istrinya. “westalah ojo ngurusi aku, sing penting kirimanku lancar terus, cek kon iso tetep urip (sudahlah jarang ngurusi aku, yang penting kirimanku lancar terus, biar kamu tetep hidup).” Ucap istri.

WO merasa harga dirinya sudah dijatuhkan istrinya sendiri. Sakit hati bercampur khawatir. Sehingga WO pun bertindak tegas meminta istrinya segera pulang sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Permintaan WO ditolak mentah-mentah oleh istri. “Arep mbok pangani opo aku lek muleh, wong kerjomu gak jelas! (Mau kamu kasih makan apa aku kalau pulang, orang kerjaanmu tidak jelas)” Ucap istri dengan nada tinggi.

Saat itulah WO tidak berpikir dua kali, dia langsung nekat mengucapkan talak pada istrinya, mengurus perceraian dan mencari istri baru.


Semoga menjadi inspirasi dan pelajaran bagi kita semua. Hendaknya mencari uang jangan sampai melalaikan kita pada kewajiban-kewajiban. Dilansir dari almanhaj.or.id (29 Maret 2018) Ustadz Ashim bin Mustofa Lc menjelaskan bahwa istri wajib mentaati perintah suami selagi itu demi kebaikan. Untuk menguatkan penjelasannya Ustadz Ashim pun mengutip hadits berikut ini:

“Sekiranya aku perintah seseorang untuk bersujud kepada orang lain, maka benar-benar aku perintah para wanita untuk bersujud kepada suami-suami mereka, karena hak (besar) yang Allah tetapkan bagi mereka atas istri-istri mereka.” (HR. Abu Dawud)

Semoga menjadi ranungan kita semua, agar suami benar-benar bisa memimpin istri dengan bijak serta memenuhi hak-hak istri. Juga semoga istri bisa sadar bahwa mematuhi ucapan-permintaan suami selagi itu bukan keburukan adalah kewajiban.

Sumber Kisah Nyata: Koran Radar Surabaya (Jawa Pos Group) Terbitan tangal 10 Maret 2018

Leave a Reply